Pada
hari ini saya ingin berbagi ilmu tentang SQL Server, tentunya hal ini tidak
lain untuk memenuhi tugas kuliah saya. Hehehe
Yang
pertama apa sih pengertian SQL itu? Bagiku pengertian SQL itu banyak, SQL atau
biasa di singkat (Structured Query Language) yang mengikuti standard ANSI, pada
intinya SQL melakukan pengaksesan ke database dan juga SQL dapat melakukan CRUD.
Sekarang
kita ke inti pokok pembahasan. SQL Server merupakan database server terbaik sejagat
raya pada saat ini. SQL Server merupakan produk dari Back Office Microsoft,
yang juga menyertakan Back Office Server, Exchange Server, Proxy Server, Site
Server, SBS atau Small Bussiness Server dan System Management Server.
Microsoft dan Sybase berkerjasama untuk
memproduksi sebuah penyimpan data (database) yang berjalan pada sistem OS/2
yang merupakan sistem operasi dari hasil kerja sama antara Microsoft dengan IBM,
sistem operasi OS/2 hanya mengenal bentuk-bentuk perintah DOS, OS/2 ini lebih
lebih,lebih,lebih canggih daripada MS-DOS sekaligus memiliki Kemampuan
multi-tasking.
SQL Server 1.0 dilanjutkan dengan SQL
Server versi terbaru yaitu 1.1 yang dirilis pada tahun 1990. Hal yang
terpenting dari versi terbaru adalah dapat berjalan pada platform OS/2 dengan
keunggulan untuk memperbaiki bug pada versi 1.0. Versi terbaru ini juga
mempunyai fitur yang mampu mendukung sebuah platform client baru pada Windows
3.0. SQL Server versi 1.11 dirilis pada tahun 1991 yang mempunyai fasilitas
perawatan database, seiring berhentinya kerjasama dengan IBM. Pemberhentian
kerjasama ini didasari untuk melakukan mengembangkan sendiri sistem operasi
multi user atau windows NT. Pada tahun 1992 SQL Server merilis versi 4.2 yang
terdapat tool administrasi database GUI berbasis-Windows, sekaligus mempererat
kerjasama antara Microsoft dengan Sybase. Versi SQL server dijalankan pada
system operasi OS/2 dimana system operasi ini diselaraskan dengan produk
Sybase, hal ini agar Versi Sybase dapat berjalan di system operasi UNIX.
Seiring berjalannya waktu pada tahun
1994 antara Microsoft dengan Sybase mengakhiri kerjasama mereka, hal ini
membuat Microsoft bertanggung jawab sepenuhnya dalam pengembangan produk SQL
Server. Dari hasil pengembangan tersebut pada tahun 1995 yang dilakukan oleh
Microsoft akhirnya meluncurkan SQL Server versi 6.0 dengan fitur-fitur yang
sangat penting diperlukan seperti replikasi, kunsor scrollbar, dan sejumlah
tool manajement baru yaitu memasukkan edisi pertama Enterprise Manager. Versi
berikutnya pada tahun 1996 yang dirilis oleh Microsoft kembali menghadirkan SQL Server versi 6.5 yaitu mampu dalam
peningkatannya untuk menyimpanan data pada standar ANSI. Pada tahun 1999 SQL
Server versi 7.0 kembali dirilis oleh Microsoft. Dalam database di versi 7.0
ini dirancang bangun, prosesor query sekaligus kunci tingat baris selain itu
juga versi ini didukung utilitas administrasi baru dan wizard yang baru. Versi
7.0 ini merupakan platform database untuk skala-enterprise. Pada tahun 2000
Microsoft merilis SQL Server 2000 untuk meningkatkan skalabilitas perangkat
keras yang mendukung piranti handheld Windows CE serta server cluster
multiprosesor delapan jalur.
Pada tahun 2005 SQL Server diluncurkan,
dimana salah satu komponen yang penting harus diketahui dari sisi penulisan
program Stored Procedure, Trigger, dan lainnya dengan menggunakan bahasa
pemprograman VB.NET 2005. Pada 6 Agustus 2008 SQL Server telah dirilis yang
dimana bertujuan untuk membuat pengelolaan data self-tuning,
mengorganisir diri, dan self mempertahankan dengan perkembangan SQL Server Always On
teknologi, untuk memberikan downtime mendekati nol. SQL Server
2012 dirilis pada
tanggal 6 Maret 2012. SQL Server 2012 merupakan fitur baru dan perangkat
tambahan termasuk AlwaysOn
SQL Server Failover
Cluster Contoh dan
Ketersediaan Grup yang
menyediakan satu set pilihan untuk
meningkatkan ketersediaan database. SQL Server
2014 dirilis untuk
manufaktur pada tanggal 18 Maret 2014,
dan dirilis ke masyarakat
umum pada tanggal 1 April 2014
Sampai November. SQL Server 2014 juga
meningkatkan (HADR) solusi
AlwaysOn dengan meningkatkan sekunder baca, menghitung
dan mempertahankan operasi baca
pada pemutusan sekunder-primer, dan memberikan
pemulihan bencana hybrid baru dan solusi backup dengan Windows Azure,
yang memungkinkan pelanggan untuk
menggunakan keterampilan yang ada dengan di -premises
versi SQL Server
untuk mengambil keuntungan dari pusat
data global Microsoft.
Kedepannya untuk pengembangan SQL Server
sebagai piranti penyimpanan data lebih difokuskan pada kebutuhan corporate bersaing agar dapat bersaing dengan
produk sejenis yang dimiliki oleh IBM dan
Oracle. Kita tunggu saja SQL Server terbaru yang digadang-gadang jauh
lebih canggih.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar